Kesalahan Memilih Baju Anak Perempuan Dan Laki-laki

Kesalahan Memilih Baju Anak Perempuan Dan Laki-laki

Baju anak – Ketidaktahuan orang tua terhadap pakaian apa yang pantas untuk anak bisa disebabkan oleh beberapa alasan. Misalnya, kurang referensi bacaan. Seorang ibu yang jarang membaca, dipastikan khasanah pengetahuannya kurang luas. Sehingga ide-idenya pun terbatas dan cenderung ketinggalan zaman. Sementara ibu yang rajin menggali informasi melalui buku-buku, majalah, artikel, dan sebagainya, lebih kreatif dan punya pengetahuan yang cukup baik dalam mengurus buah hati. Termasuk memilih pakaian terbaik untuk anak-anaknya.

Faktor lainnya, kemungkinan besar bisa disebabkan karena faktor ekonomi. Keterbatasan finansial seringkali mengikat kebebesan para ibu untuk memberikan yang terbaik pada anak-anaknya. Niat hati ingin membelikan baju dengan bahan yang soft, namun karena terbentur harga terpaksa niat tersebut  terkubur. Mau atau tidak, baju dengan mutu seadanya yang dipersiapkan. Asal anak pakai baju, itu sudah cukup. Begitu kira-kira prinsip yang digunakan.

Baca Juga : Baju Anak Laki-laki Brand lokal Terbaru 2020

Lantas, apa saja contoh kesalahan memilih baju anak perempuan dan laki-laki? Ini beberapa hal yang sering terjadi:

1.Memilih baju yang bukan ukuran badan anak

Banyak orang ibu yang sengaja membeli dengan size 1-2x lebih besar dari tubuh anak. Keputusan tersebut dilatarbelakangi alasan agar baju tersebut tidak lekas sempit atau ngatung, sebab anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan. Dengan membelikan baju yang ukurannya 1-2x lebih besar dari tubuh anak, maka tidak perlu sering-sering lagi membeli baju.

Alasan tersebut memang tidak keliru sepenuhnya. Hanya saja, baju dengan ukuran yang terlampau besar bukan ciri-ciri baju anak yang nyaman dipakai si kecil. Alih-alih untuk berhemat, tapi kita dengan sengaja mengabaikan kenyamanan anak saat menggunakannya.

Baju yang sizenya melampaui ukuran tubuh anak membuat anak cepat merasa gerah dan sulit bergerak. Pun, bagian-bagian tertentu tidak terletak pada tempatnya. Misalnya, batas bahu jadi turun, lingkaran leher kedodoran ke samping, dan sebagainya.

2. Sengaja memilih baju unisex

Unisex adalah istilah yang mengandung arti bebas dipakai oleh pria maupun wanita. Sebagian ibu yang punya banyak anak biasanya sengaja membeli baju yang sifatnya unisex. Jadi satu baju bisa dipakai bergantian baik untuk anak perempuan maupun laki-laki. Biasanya, baju yang seperti ini berjenis T-shirt polos. Baju-baju polos memang bisa diperuntukkan bagi semua jenis kelamin dan dalam berbagai kebutuhan. Tapi sayangnya, kurang memberi kesan ceria dan energik pada tampilan anak. Sehingga gaya anak tampak sangat monoton.

Padahal, hanya di usia anak-anaklah Anda bisa berkreasi atas tampilan mereka. Kelak setelah mereka beranjak besar dan bisa mengurus penampilan mereka sendiri, Anda tak punya kesempatan lagi untuk mencampuri style mereka.

3. Lebih mengutamakan model ketimbang bahan baju

Ini juga kesalahan yang paling sering terjadi saat membeli baju anak laki-laki maupun perempuan. Variasi model yang seakan tiada habisnya, tak ayal membuat hasrat ingin membeli tak pernah berhenti. Sayangnya, tak sedikit yang luluh hanya karena model suatu baju tampak begitu menarik. Sedangkan yang lainnya kurang menjadi pertimbangan, semisal bahan.

Perkembangan dunia fashion dari masa ke masa turut mempengaruhi model-modelnya. Semakin ke sini, model semakin berkembang dan unik. Namun, tak semua diproduksi dengan bahan yang nyaman. Alhasil ketika dikenakan tak membuat anak menjadi betah. Entah kepanasan, gatal, dan sebagainya.

4. Tidak sesuai dengan acara atau situasi setempat

Menyesuaikan outfit dengan tema acara atau situasi dari tempat yang dituju sangatlah penting. Rule ini bukan hanya berlaku untuk orang dewasa saja, tapi juga anak-anak. Sebab salah kostum bukan hanya mengundang rasa malu, tapi juga menimbulkan ketidaknyamanan. Bayangkan saja, saat Anda mengajak anak-anak piknik ke pantai, tetapi Anda memakaikan mereka gaun pesta yang sangat mencolok. Sementara di pantai anak-anak ingin bebas berlari atau bermain air. Anda tentu bisa merasakan betapa tidak nyamannya mereka.

Memilih yang tepat juga memungkinkan mereka terhindar dari pengaruh buruk cuaca. Semisal, di musim dingin Anda perlu memakaikan  dengan bahan yang agak tebal agar tidak mudah masuk angin. Atau, ketika Anda mengajak anak-anak berakivitas di bawah terik matahari, sebaiknya pilihlah baju yang dapat meng-cover tubuh anak dari sengatan matahari agar kulitnya tidak gosong. Namun, tetap pastikan juga bahannya mudah menyerap keringat.

5. Mendandani anak tidak sesuai usia

Kesalahan yang tak kalah fatal adalah mendadani anak mengikuti gaya orang dewasa. Bak seorang model, anak-anak dipakaikan baju yang detailnya terlalu heboh, lengkap dengan aksesoris yang mencolok pula. Alih-alih membuat anak keren, yang terjadi justru si kecil jadi kelihatan lebih matang dari dari anak-anak seusianya.

Perlu diingat style orang dewasa tidak bisa diterapkan pada anak-anak. Cukup dandani mereka sewajarnya. Sebab, sisi kealamian seorang anak tidak akan bisa terulang saat mereka dewasa.

6. Tidak melibatkan anak dalam memilih baju

Meski anak-anak dianggap belum cakap mengurus diri mereka sendiri, tetapi bukan berarti mereka tidak boleh dilibatkan dalam memilih baju yang mereka sukai. Anak-anak berusia di atas 3 tahun biasanya perlahan sudah mulai berani berpendapat. Mereka tidak selamanya setuju dengan pilihan ibu dan punya keinginan sendiri.

Nah setelah anda mengatahui kesalahan dalam memilih baju. Agar terhindar dari itu kami mempunyai honestkids.id untuk anda serta kenyamanan anak anda saat memakai baju. Karean kualitasnya sangat bagus. Untuk informasi selengkapnya silahkan menghubungi langsung WA+62 85764070300. Segera pesan sekarang juga ya!

Leave a Reply

Close Menu
Whatsapp
Telepon
×

Cart